الأحد، 25 أكتوبر 2015

الاثنين، 19 أكتوبر 2015

LDKMS: Character Building by Scouting

Lokasi : Villa Guntur Pacet Mojokerto | Tanggal Pelaksanaan : 16-18 Oktober 2015 | Jumlah Peserta dan Pembina : 185 orang | Tema : Character Building by Scouting | Panitia Inti : Drs. Ichtiyar Budi Basuki, Sudarto, S.Pd, Siti Asma, S.Pd | Dana : Rp. 19 jutaan.
Resume:
Yang membedakan dengan LDKMS sebelumnya adalah:
  1. Efisiensi materi dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Dengan menghapus beberapa materi yang dianggap kurang penting yakni Surat Menyurat Ke-OSIS-an.
  2. Acara pemberian materi terasa mampat dan kurang ruang istirahat bagi peserta dan pembina.
  3. Penghapusan materi dalam bentuk kertas kepada peserta karena dinilai kurang efektif, tidak dibaca peserta dan tidak hemat.
Poin penting untuk diperhatikan dalam LDKMS tahun depan:
  1. Jadwal kegiatan disesuasikan dengan kondisi fisik peserta dan efektivitas waktu.
  2. Mengurangi pembengkakan biaya lain-lain dengan persiapan yang lebih matang.
  3. Perampingan panitia LDKMS yang gemuk demi efektifitas keuangan dan kelancaran kegiatan.
Dokumentasi:

الاثنين، 12 أكتوبر 2015

Penilaian Kinerja Sekolah (PKS)

Lokasi : Gedung Serba Guna SMPN 2 Ngimbang | Tanggal Pelaksanaan : 11 Oktober 2015 | Responden : Stakeholder SMPN 2 Ngimbang | Tim Penilai : Matali, Naim, Sunaryo | Panitia Inti : Kepala Sekolah beserta kaur | Dana : Rp. 9 jutaan.
Resume: 
Perumpamaan ‘kucing diraupi’ sangat kental melekat pada PKS kali ini. Dan tentu saja akan menghilangkan esensi dari penilaian itu sendiri. Sekali lagi (baca: setelah penat dengan dilematis UAN) , kita dihadapkan pada dilematis sistem yang tidak memberikan ruang kepada kami untuk berfikir dan bertindak dengan arif dan bijaksana.
Poin penting untuk diperhatikan dalam LDKMS tahun depan:
Jadwal kegiatan disesuasikan dengan kondisi fisik peserta dan efektivitas waktu.
Mengurangi pembengkakan biaya lain-lain dengan persiapan yang lebih matang.
Perampingan panitia LDKMS yang gemuk demi efektifitas keuangan dan kelancaran kegiatan.
Kalimat penutup: 
Sistem penilaian bertarif takkan menghasilkan bagus terhadap kemajuan sekolah
Dokumentasi: