الجمعة، 28 أغسطس 2015

HUT SMP Negro Ke 23

Panjang umurnya .. panjang umurnya
Panjang umurnya ... serta mulia
Serta mulia ... serta mulia

Panjang umurnya .. panjang umurnya
Panjang umurnya ... serta mulia
Serta mulia ... serta mulia

Selamat ulang tahun kami ucapkan
Selamat panjang umur kita kan doakan
Selamat sejahtera sehat sentosa
Selamat panjang umur dan bahagia

Selamat ulang tahun kami ucapkan
Selamat panjang umur kita kan doakan
Selamat sejahtera sehat sentosa
Selamat panjang umur dan bahagia
Selamat panjang umur dan bahagia

Itulah lirik lagu yang mungkin sangat layak dan pantas dinyanyikan di SMP Negeri 2 Ngimbang karena pada hari ini adalah hari yang sangat istimewa karena 23 Juni adalah bertepatan dengan HUT SMP Negeri 2 Ngimbang yang ke 23.

Expo Agustusan 2015


Pameran Pendidikan di UPT Kecamatan Ngimbang dilaksanakan pada 28-29 Agustus 2015. SMP Negeri 2 Ngimbang berjualan kaligrafi yang terbuat dari kayu jati. Aneka ukiran yang indah dan alami kami pilih untuk menjadi produk unggulan SMP Negeri 2 Ngimbang. Kenapa memilih jenis produk ini?
  1. Masih ada sisa ukiran kayu jati yang kemarin (baca: pameran pendidikan di Lamongan). Jadi tinggal menambah beberapa buah saja sudah banyak.
  2. Gampang dan cepat. Jeda antara karnaval dengan pameran kali ini cukup singkat yakni 3 hari, jadi kami memilih cepatnya saja.
  3. Unik dan menarik. Produk jenis seperti ini masih jarang dipamerkan, jadi kami berharap pada expo kali ini akan laku keras bak kacang goreng.
Meski kurang persiapan kami berharap pada expo kali ini SMP Negeri 2 Ngimbang bisa menjadi stand terfavorit dengan jumlah pengunjung terbanyak dibandingkan dengan stand lainnya.

الاثنين، 24 أغسطس 2015

Karnaval : SMP Negro Meraih Juara II

Karena bimbingan dari Bapak dan Ibu Guru SMP NEGRO serta kerja keras dan kegigihan siswa siswinya, pada tanggal 24 Agustus kemarin, SMP NEGRO telah berhasil melaksanakan kegiatan KARNAVAL dalam rangka memperingati HUT RI ke- 70.
Dalam kegiatan tersebut,SMP NEGRO membuat barisan yang sangat panjang yang diikuti oleh hampir seluruh siswa siswi SMP NEGRO. Siswa siswi tersebut di bagi menjadi beberapa group dan di beri tugas/ profesi, antara lain :

  1. Domas
  2. Hiburan (Caisar)
  3. Putri bunga
  4. Bhineka Tunggal Ika
  5. Pejuang
  6. Profesi – profesi :  
  7. Pendidikan
  8. Chef- Kedokteran
  9. Kepolisian
  10. Tentara
  11. Olahragawan
  12. Drum band jawa

Dan masih banyak lagi…
Kegiatan tersebut di mulai di Lapangan Slegi dan berakhir di UPT Ngimbang, walaupun SMP NEGRO mendapatkan no urut yang terakhir, tetapi hal tersebut tidak mengurangi semangat dari siswa siswi SMP NEGRO. Dan hasilnya SMP NEGRO mendapatkan juara ke- 2.

Wartawan Sekolah : Impiana Dinda Putri W / 8C



الخميس، 30 يوليو 2015

MOPDB Bernuansa Siswa Kreatif

Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) kali ini dilaksanakan selama 3 hari yakni pada tanggal 27 - 29 Juli 2015. Kami sengaja merancang untuk kegiatan MOPDB kali ini indoor maupun outdoor. Untuk kegiatan yang dilaksanakan dalam ruangan (indoor) adalah materi yang terkait dengan Narkotika, Bahaya HIV AIDS dan Tata Belajar yang Efektif. Sedangkan untuk materi outdoor adalah materi outbond, ibadah bersama dan Persami.
Adapun materi-materi yang kami berikan untuk peserta didik baru adalah sebagai berikut:

  1. Upacara Bendera
  2. Wawasan Wiyata Mandala 
  3. Dinamika Kelompok
  4. Tata Tertib
  5. Adiwiyata
  6. Sholat Dhuhur Berjamaah
  7. Upacara Bendera / Apel
  8. PBB
  9. Kepemimpinan
  10. Etika Jejaring Sosial
  11. Cara Belajar 
  12.  Narkoba & HIV AIDS
  13. Apel siang

Sengaja kami kemas dengan banyak kegiatan outdoor diharapkan dapat memicu kreatifitas dari calon peserta didik baru untuk beradapatasi dnegan kegiatan intra maupun ektrakurikuler di lingkup SMPN 2 Ngimbang yang padat.
Kami mengemas berbagai event kegiatan kami susun secara menarik dan bisa membuat siswa SMPN 2 Ngimbang banyak kreasi. Karena tantangan di masa yang akan datang sangat berat terkait dengan target kita (baca: SMPN 2 Ngimbang) adalah meraih banyak penghargaan terkait dengan olimpiade yang dilaksanakan di tingkat nasional "Ujar sekretaris MOPDB, Pak Suhari di sela sela kesibukannya menata siswa untuk berbaris"

الخميس، 9 يوليو 2015

PPDB Tapel 2015/2016 Agak 'Lesu'

Kegiatan perdana di SMP Negeri 2 Ngimbang adalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sama  halnya SMP lain di Indonesia, kami berlomba-lomba untuk menarik perhatian peserta didik baru untuk mendaftar di sekolah kami. Kata 'berlomba-lomba' disini kami artikan bukan kompetisi berebut kuantitas calon peserta didik baru dengan segala cara, tetapi bagaimana meningkatkan performa SMPN 2 Ngimbang agar banyak lulusan sekolah dasar yang mendaftar di sekolah kami.

Fakta yang ada
Lesu, mungkin itulah satu kata yang menggambarkan kondisi kegiatan PPDB Tahun Pelajaran 2015/2016 di SMPN 2 Ngimbang. Pemilihan kata 'lesu' bukanlah tanpa alasan, hal ini berdasarkan jumlah calon peserta didik yang mendaftar belum mencapai pagu, yakni 170 siswa. Dibandingkan tahun kemarin, dengan jumlah pagu yang sama yakni 170 siswa, untuk tahun ini mengalami penurunan. Tahun kemarin ada 168 siswa sekarang hanya 157. Kurang 13 lulusan SD yang mendaftar di sekolah kami yang notabenenya adalah sekolah dengan label 'negeri'.

Perlu perhatian khusus
Ibarat penjual nasi, yang jumlah pelanggannya semakin berkurang, pasti dia akan sedih dan mencoba mengevaluasi diri. Kenapa pelangganku berkurang? Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan pelanggan berkurang? Kalau sedikit dirubah maka kalimat akan menjadi "Kenapa minat siswa lulusan SD berkurang pada sekolah kami? Faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebabnya?". Sedangkan jumlah suplier calon peserta didik SD tetangga tetap.
Jika peminat SMPN 2 Ngimbang saja yang berkurang tentu saja hal ini sangat merugikan. Maka keluarga besar SMPN 2 Ngimbang terutama tim pengembang, perlu berpikir keras untuk menganalisis dan mengevaluasi peristiwa ini.
Jikalau SMPN 2 Ngimbang terpaksa memberikan iming-iming seragam gratis kepada calon peserta didik baru seperti yang santer dilakukan oleh SMP-SMP daerah utara yang 'kurang laku' apa kata dunia? Gimana dengan label negeri kita? Coba kita renungkan!