Kegiatan perdana di SMP Negeri 2 Ngimbang adalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sama halnya SMP lain di Indonesia, kami berlomba-lomba untuk menarik perhatian peserta didik baru untuk mendaftar di sekolah kami. Kata 'berlomba-lomba' disini kami artikan bukan kompetisi berebut kuantitas calon peserta didik baru dengan segala cara, tetapi bagaimana meningkatkan performa SMPN 2 Ngimbang agar banyak lulusan sekolah dasar yang mendaftar di sekolah kami.
Fakta yang ada
Lesu, mungkin itulah satu kata yang menggambarkan kondisi kegiatan PPDB Tahun Pelajaran 2015/2016 di SMPN 2 Ngimbang. Pemilihan kata 'lesu' bukanlah tanpa alasan, hal ini berdasarkan jumlah calon peserta didik yang mendaftar belum mencapai pagu, yakni 170 siswa. Dibandingkan tahun kemarin, dengan jumlah pagu yang sama yakni 170 siswa, untuk tahun ini mengalami penurunan. Tahun kemarin ada 168 siswa sekarang hanya 157. Kurang 13 lulusan SD yang mendaftar di sekolah kami yang notabenenya adalah sekolah dengan label 'negeri'.
Perlu perhatian khusus
Ibarat penjual nasi, yang jumlah pelanggannya semakin berkurang, pasti dia akan sedih dan mencoba mengevaluasi diri. Kenapa pelangganku berkurang? Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan pelanggan berkurang? Kalau sedikit dirubah maka kalimat akan menjadi "Kenapa minat siswa lulusan SD berkurang pada sekolah kami? Faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebabnya?". Sedangkan jumlah suplier calon peserta didik SD tetangga tetap.
Jika peminat SMPN 2 Ngimbang saja yang berkurang tentu saja hal ini sangat merugikan. Maka keluarga besar SMPN 2 Ngimbang terutama tim pengembang, perlu berpikir keras untuk menganalisis dan mengevaluasi peristiwa ini.
Jikalau SMPN 2 Ngimbang terpaksa memberikan iming-iming seragam gratis kepada calon peserta didik baru seperti yang santer dilakukan oleh SMP-SMP daerah utara yang 'kurang laku' apa kata dunia? Gimana dengan label negeri kita? Coba kita renungkan!
Kamis, 09 Juli 2015
Senin, 29 Juni 2015
Pondok Romadlon Poles Akhlak Siswa SMP Negro
Kegiatan rutin dalam mengisi Pondok Romadlon adalah dengan mengadakan Pondok Romadlon. Kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang matang sangat terlihat dari terlaksana dan suksesnya kegiatan ini.
Kegiatan ini digelar pada tanggal 23 -24 Juni 2015. Untuk hari pertama dikhususkan untuk siswa putra dan disusul siswa putri untuk hari selanjutnya. Kegiatan yang penuh dengan materi materi keagamaan yang dikemas dengan diskusi dan ceramah interkatif ini diharapkan dapat memoles akhlak siswa siswi SMPN 2 Ngimbang menjadi insan yang berakhlakul karimah.
Siswa siswi yang hadir dalam acara tersebut sangat antusias dan hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan terkait dengan keagamaan yang tidak mereka ketahui. Bahkan moderator terpaksa menampung pertanyaan yang membludak itu untuk dijawab pada sesion berikutnya. Wajah bersih dan nyaris tanpa dosa sangat terlihat saat mereka mengambil air wudlu untuk melaksanakan sholat dhuhur. Pak Sukadi selaku Sie Kegiatan Keagamaan sempat meneteskan air mata haru pada saat mendampingi siswa siswi dalam melaksanakan sholat dhuhur berjamaah.
Satu hal yang tidak dapat dipungkiri adalah mereka adalah generasi muda yang akan menggantikan posisi kita, mungkin suatu saat mereka ada yang menjadi dokter, guru, polisi, TNI ataupun bahkan ada yang menjadi petani. Poin penting yang perlu digaris bawahi adalah kita sebagai guru setidaknya bisa memberi contoh dan suri tauladan yang baik sehingga mereka bisa menjadi generasi yang islami. Tutur guru bahasa Indonesia Senior di SMPN 2 Ngimbang yang menyelesaikana gelar S2nya.
Kegiatan ini digelar pada tanggal 23 -24 Juni 2015. Untuk hari pertama dikhususkan untuk siswa putra dan disusul siswa putri untuk hari selanjutnya. Kegiatan yang penuh dengan materi materi keagamaan yang dikemas dengan diskusi dan ceramah interkatif ini diharapkan dapat memoles akhlak siswa siswi SMPN 2 Ngimbang menjadi insan yang berakhlakul karimah.
Siswa siswi yang hadir dalam acara tersebut sangat antusias dan hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan terkait dengan keagamaan yang tidak mereka ketahui. Bahkan moderator terpaksa menampung pertanyaan yang membludak itu untuk dijawab pada sesion berikutnya. Wajah bersih dan nyaris tanpa dosa sangat terlihat saat mereka mengambil air wudlu untuk melaksanakan sholat dhuhur. Pak Sukadi selaku Sie Kegiatan Keagamaan sempat meneteskan air mata haru pada saat mendampingi siswa siswi dalam melaksanakan sholat dhuhur berjamaah.
Satu hal yang tidak dapat dipungkiri adalah mereka adalah generasi muda yang akan menggantikan posisi kita, mungkin suatu saat mereka ada yang menjadi dokter, guru, polisi, TNI ataupun bahkan ada yang menjadi petani. Poin penting yang perlu digaris bawahi adalah kita sebagai guru setidaknya bisa memberi contoh dan suri tauladan yang baik sehingga mereka bisa menjadi generasi yang islami. Tutur guru bahasa Indonesia Senior di SMPN 2 Ngimbang yang menyelesaikana gelar S2nya.
Rabu, 20 Mei 2015
Study Trip Jogyakarta
Layaknya tahun tahun sebelumnya, SMPN 2 Ngimbang selalu melaksanakan Study Tour ke Jogyakarta. Dan tujuan wisatanyapun tetap sama yakni Pantai Parangtritis, Candi Borobudur, Taman Pintar dan Malioboro. Kami berangkat dari Kambangan pukul 20.00 WIB dan sampai di Pantai Parangtritis pukul 04.00. Kami langsung sarapan sholat Shubuh dan pergi ke Pantai Parangtritis. Setelah capek bermain pasir, selfie dan naik motor kamipun melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur. waktu itu sekitar pukul 10.00, tetapi panas terik matahari sudah seperti jam 12.00. Tetapi tak mengurangi semangat kami dalam mencari data dan informasi tentang sejarah Candi Borobudur.
Perjalanan kami lanjutkan ke Taman Pintar, disana kami mencoba berbagai macam peragaan dan praktikum yang sudah disiapkan panitia. Sehingga kami tambah wawasan pengetahuan kami tentang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dan kegiatan perjalanan study tour ini kami tutup dengan berbelanja sepuasnya di Malioboro. Semoga bisa ikut lagi di tahun yang akan datang.
Perjalanan kami lanjutkan ke Taman Pintar, disana kami mencoba berbagai macam peragaan dan praktikum yang sudah disiapkan panitia. Sehingga kami tambah wawasan pengetahuan kami tentang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dan kegiatan perjalanan study tour ini kami tutup dengan berbelanja sepuasnya di Malioboro. Semoga bisa ikut lagi di tahun yang akan datang.
Senin, 18 Mei 2015
Pasukan Paskibraka SMAN 1 Ngimbang Berkunjung
Tim paskibraka SMAN 1 Ngimbang berkunjung ke SMPN 2 Ngimbang. Dalam kunjungannya kali ini, mereka menunjukkan beberapa aksi yang menarik. Yang membuat siswa-siswa pada mlongo melihat gerak dan kekompakan mereka. Empat diantara anggota pasukan paskibraka tersebut adalah alumni SMPN 2 Ngimbang, mereka adalah Vivi Denis, Hilda, Tika dan Mifta.
Selain menunjukkan kebolehan mereka dalam baris berbaris mereka juga berusaha membetulkan beberapa gerakan yang salah selama upacara bendera di SMPN 2 Ngimbang. Selain itu mereka juga menghimbau kepada adik-adik SMPN 2 Ngimbang untuk melanjutkan jenjang pendidikan mereka di SMAN 1 Ngimbang.
Selain menunjukkan kebolehan mereka dalam baris berbaris mereka juga berusaha membetulkan beberapa gerakan yang salah selama upacara bendera di SMPN 2 Ngimbang. Selain itu mereka juga menghimbau kepada adik-adik SMPN 2 Ngimbang untuk melanjutkan jenjang pendidikan mereka di SMAN 1 Ngimbang.
Sabtu, 16 Mei 2015
HJL 446: Pameran Pendidikan
Dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) yang ke 446, Pemkab Lamongan mengadakan serangkaian kegiatan. Diantaranya adalah Pameran Pendidikan yang digelar di GOR Lamongan selama 3 hari, yakni 14-16 Mei 2015. Dan tentu saja kami (baca: SMPN 2 Ngimbang) juga ikut meramaikan pameran tersebut.
Untuk materi pameran, karena dengung 'Adiwiyata' sedang booming, maka kami memilih barang-barang yang tak terpakai dan kami sulap menjadi barang yang luar biasa sebagai pengisi stand kami yang berukuran 6 x 3,5 x 3 m. Mainan tradisional, celengan, bross flanel dan seni ukir kaligrafi yang kami usung dari Ngimbang ke Lamongan.
Respon pengunjung sangat bagus, hal ini bisa dilihat dari pendapatan mulai hari pertama sampai terakhir kita mendapatkan uang sejumlah Rp. 1.200.000,-. Uang tersebut belum termasuk dari penjualan bross kain flanel yang juga laris manis bak kacang goreng. Indikator kedua kami menilai kesuksesan stand kami adalah banyaknya pengunjung yang minta foto bareng pada saat hari pertama, pembukaan dengan Bapak Bupati Fadeli. Mulai dari siswa SD sampai ibuk-ibuk banyak yang minta foto bareng dengan maskot stand kami Punokawan Bagong dan Hanuman Kethek Putih.
Suksesnya kegiatan ini, tidak terlepas dari arahan dan bimbingan saya sebagai ketua pelaksana pameran kali ini. Seringnya saya menjabat sebagai panitia makin mematangkan kemampuan saya mengorganisir teman-teman juga kemudahan dalam pendanaan sangat meringankan beban saya sebagai ketua. Ujar Pak Nariyadi yang mengaku menghabiskan dana 11 juta dalam memeriahkan kegiatan ini.
Selasa, 05 Mei 2015
UN 2015: Tidak Lagi Memvonis Siswa
Ujian Nasional 2015 kali ini tidak lagi menentukan kelulusan siswa. hal ini disambut oleh pihak sekolah dimanapun berada. Baik itu tingkatan SD, SMP, maupun SMA. Betapa tidak pada tahun kemarin (baca: tahun 2014) semua pihak bingung berbagai cara dan strategi untuk mengusahakan citra sekolah mereka tidak tercoreng dengan jumlah siswa yang tidak lulus, dan tak sedikit dari mereka yang menggunakan segala macam cara. Dan tentu saja kebijakan bahwa UN tidak tagi memvonis status siswa lulus atau tidak memberikan udara segara untuk kalangan guru di belahan pelosok Indonesia.
Semoga dengan perbaikan mutu sistem pendidikan di Indonesia pada akhirnya akan membawa bangsa Indonesia menjadi negara yang makin maju dan bisa bersaing dengan negara-negara lain. Amin.
Semoga dengan perbaikan mutu sistem pendidikan di Indonesia pada akhirnya akan membawa bangsa Indonesia menjadi negara yang makin maju dan bisa bersaing dengan negara-negara lain. Amin.
Selasa, 15 Juli 2014
Penerimaan Peserta Didik Baru 2014/2015
Banyak kegiatan yang mengawali tahun ajaran baru 2014/2015. Yang bertepatan juga dengan awal puasa Ramadhan. Diantaranya adalah Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2014/2015. Dan untuk PPDB terbagi dalam beberapa pos, yakni 1). Penerima Pendaftar, 2). Bagian Verifikasi, dan 3). Persiapan Seragam untuk peserta didik baru.
Ketika semua peserta didik baru sudah terdaftar maka para panitia sibuk untuk memotong kain untuk seragam peserta didik baru. Dan beberapa guru yang tergabung didalamnya bekerja sangat intensif meskipun tidak semuanya hadir. Semoga tahun ajaran kali ini adalah kejayaan SMP Negeri 2 Ngimbang yang lebih baik.
Ketika semua peserta didik baru sudah terdaftar maka para panitia sibuk untuk memotong kain untuk seragam peserta didik baru. Dan beberapa guru yang tergabung didalamnya bekerja sangat intensif meskipun tidak semuanya hadir. Semoga tahun ajaran kali ini adalah kejayaan SMP Negeri 2 Ngimbang yang lebih baik.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Pada hari minggu tanggal 14 Februari 2016, SMP Negeri 3 Ngimbang mengadakan rapat pengurus OSIS SMP Negeri 1, 2 dan 3 Ngimbang. Rapat ters...
